Stroke Hemoragik adalah kondisi terjadinya ruptur pembuluh darah yang diakibatkan oleh hipertensi atau adanya peningkatan tekanan darah pada intrakranial di otak. Kondisi tersebut menyebabkan pasien mengalami penurunan kesadaran dan diberikan alat bantu pernapasan berupa ventilator. Pasien yang terpasang ventilator biasanya mengalami hambatan dalam proses batuk alami, yang merupakan mekanisme pertahanan tubuh alami terhadap bentuk resistensi infeksi saluran pernapasan. Tujuan dari studi kasus ini untuk melihat pengaruh tindakan intervensi berupa open suction pada kedua pasien dengan perbandingan pemberian posisi semi fowler 30 dan 45 derajat terhadap tingkat saturasi oksigen. Penelitian ini berupa studi kasus dengan metode deskriptif, yang mencakup wawancara untuk mendapatkan informasi serta dilakukan observasi klinis. Pemantauan dilakukan dengan mengukur tingkat saturasi oksigen pasien dengan oksimeter yang menyambung pada bedside monitor, guna menilai efektivitas intervensi yang diberikan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam tindakan suction dengan dukungan posisi semi fowler 30 derajat menyebabkan kestabilan tingkat saturasi oksigen, sedangkan dalam pemberian suction dengan dukungan posisi semi fowler 45 derajat dapat meningkatkan saturasi oksigen. Sehingga tindakan suction pada posisi semi fowler 45 derajat lebih efektif untuk meningkatkan saturasi oksigen.
Copyrights © 2025