PONV menyebabkan ketidaknyamanan pada pasien, yang dapat menjadi hambatan untuk pemulihan pasca operasi. Terjadinya PONV dapat diakibatkan dengan berbagai faktor. Faktor risiko PONV dapat dibagi menjadi tiga, yaitu faktor pasien, faktor risiko anestesi dan faktor risiko operasi. Melalui penelitian ini ingin diketahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian PONV pasca anestesi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yang diambil adalah pasien pasca anestesi di RS TK II Udayana, pemilihan sampel dengan consecutive sampling dengan jumlahs ampel sebanyak 97 responden. Data dikumpulkan dengan penyebaran kuesioner kemudian dianalisis univariat dilakukan dengan menentukan distribusi frekuensi dan persentase karakteristik umum responden, analisis bivariat dengan chi square dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor risiko PONV dengan kejadian PONV. Hasil penelitian adanya faktor yang berhubungan dengan kejadian PONV yaitu lama puasa (p < 0,001) dan status fisik ASA (p 0,003). Pada penelitian ini mayoritas terjadinya PONV pada seseorang yang berpuasa > 8 jam dan memiliki status fisik ASA II.
Copyrights © 2025