Penelitian pada pasien skizofrenia umumnya berfokus pada pemahaman gejala utama seperti halusinasi, terutama halusinasi pendengaran, serta bagaimana gangguan ini memengaruhi persepsi dan interaksi sosial. Studi-studi menunjukkan bahwa halusinasi pada skizofrenia berkaitan dengan aktivitas abnormal di otak, khususnya di area pendengaran dan regulasi emosi. Penelitian juga mengeksplorasi efektivitas terapi, baik farmakologis seperti antipsikotik maupun psikososial seperti terapi kognitif, dalam mengurangi intensitas halusinasi dan memperbaiki fungsi sosial pasien. Studi kasus ini bertujuan untuk mengatasi dan menangani halusinasi pendengaran yang dialami oleh pasien. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah deskriptif naratif. Subjek penelitian terdiri dari satu pasien yaitu Tn. A, yang telah didiagnosis menderita skizofrenia dengan halusinasi pendengaran. Sumber informasi diperoleh melalui pengkajian, observasi, serta wawancara mendalam dengan pasien, merumuskan masalah, menyusun rencana perawatan, melakukan pelaksanaan, dan mengevaluasi perawatan. Dari hasil evaluasi yang dilakukan setelah pasien diajarkan teknik menghardik, dalam waktu sekitar 3 hari, pasien melaporkan bahwa ia sudah tidak lagi mendengar bisikan-bisikan seperti yang dialaminya saat pertama kali dirawat di rumah sakit.
Copyrights © 2025