Usia lanjut ditandai dengan penurunan kemampuan fisik, kognitif, dan psikologis secara alamiah. Pada fase ini, masalah kesehatan sering muncul, salah satunya adalah hipertensi. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah hipertensi yakni dengan melakukan pengaturan pola makan seperti diet rendah garam, pengaturan berat badan, faktor risiko yang terjadinya peningkatan tekanan darah, salah satunya adalah kelebihan berat badan. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya hubungan pola makan dan indeks massa tubuh dengan derajat hipertensi pada lansia di Kelurahan Rawa Makmur Wilayah Puskesmas Palaran Samarinda. Penelitian ini dilakukan dengan desain deskriptif korelasional melalui pendekatan cross sectional, yaitu mengkaji hubungan pola makan dan indeks massa tubuh dengan derajat hipertensi. Jumlah populasi ialah 204 orang, sampel dalam penelitian ini yaitu lansia penderita hipertensi sebanyak 135 orang, yang dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2025 dan data ini merupakan kunjungan pasien berulang pada tahun 2024, sebanyak 203 pasien dengan hipertensi berada di kelurahan Rawamakmur dari Juli hingga Desember 2024, terdiri dari 74 laki-laki dan 129 perempuan, penelitian ini menggunakan uji speramen Rho. Berdasarkan hasil penelitian ini terdapat hubungan antara variabel pola makan dengan nilai uji rank spearman p value = 0.006 < 0.05 dan variabel indeks massa tubuh dengan nilai uji rank spearman p value = 0,704> 0,05.
Copyrights © 2025