Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (Simpus) merupakan suatu sistem yang terstruktur menyangkut dengan pengumpulan data, penyajian informasi, analisa dan penyimpulan informasi yang dibutuhkan untuk mencapai sasaran dan tujuan kegiatannya. Dengan diterapkannya program SIMPUS yang menggunakan sistem komputer, membantu mempermudah tenaga medis dalam pendataan pasien sehingga timbul yang namanya efektifitas waktu dan efisiensi tenaga. Program SIMPUS merupakan program yang telah digunakan di seluruh puskesmas di Indonesia guna membantu proses pendataan pasien di Puskesmas mulai dari pendaftaran, pengobatan, rujukan, hingga pengambilan obat yang terkomputerisasi dan terhubung dengan layanan internet. Namun implementasi SIMPUS di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dan hambatan. Studi pendahuluan telah dilakukan untuk mengetahui sejauh mana cara kerja dan apa yang menjadi permasalahan dalam implementasi penggunaan SIMPUS di Puskesmas Tawaeli. Terdapat kendala-kendala yang timbul dalam mengimplementasikan program ini diantaranya adalah masih ada beberapa sistem yang sulit dimengerti, jaringan internet yang tidak stabil, serta pemadaman listrik secara tiba-tiba yang kadang terjadi di Kota Palu menyebabkan matinya komputer yang mengoperasikan SIMPUS tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan kuesioner yang diberikan kepada para petugas SIMPUS di Puskesmas. Menggunakan teori efektivitas menurut Sutrisno dengan lima indikator yaitu pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan dan perubahan nyata, untuk melihat sejauh mana tingkat efektivitas program SIMPUS yang digunakan di Puskesmas Tawaeli Kota Palu.
Copyrights © 2025