Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi media sosial dalam meningkatkan promosi produk budaya ramah lingkungan UMKM, dengan menyoroti peran keterlibatan konsumen, kesadaran merek, dan electronic word of mouth (e-WOM). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, data dikumpulkan dari berbagai sumber sekunder seperti jurnal dan laporan penelitian selama lima tahun terakhir. Hasilnya menunjukkan bahwa media sosial secara efektif memperluas jangkauan pasar, meningkatkan keterlibatan, dan membangun loyalitas pelanggan. Strategi seperti konten budaya, narasi keberlanjutan, dan kolaborasi dengan influencer terbukti dapat meningkatkan citra merek dan niat beli. Namun, UMKM menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya, rendahnya literasi digital, dan persaingan digital. Studi ini menyimpulkan bahwa media sosial, jika diterapkan dengan cara yang terencana dan adaptif, mampu mendukung promosi dan keberlanjutan produk budaya UMKM.
Copyrights © 2025