Penelitian ini ingin melihat efektifitas pembelajran inovatif yang mengkolaborasikan antara seni dan sains untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dan pembelajaran sain melalui pendekatan seni, dalam hal ini peningkatan pemahaman siswa terhadap struktur tulang daun melalui pembuatan motif batik daun. Eksperimen ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN 9 Banawa dengan melakukan kegiatan pembelajaran, observasi langsung serta wawancara terhadap siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman tentang struktur tulang daun dari kegiatan membatik setelah siswa mampu berkreasi dengan membuat motif, mengidentifikasi bahkan menjelaskan bagian-bagian daun yang telah digambarnya. Penelitain ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara dua jenis keilmuan yakni sains dan seni sebagai strategi efektif dalam peningkatan pemahaman siswa, sehingga membuka pandangan baru bagi guru untuk pengembangan metode pembelajaran untuk siswa sekolah dasar yang inovatif dan efektif dalam memberikan materi tentang konsep-konsep abstrak.
Copyrights © 2024