Latar Belakang : Kurang Energi Kronis (KEK) dapat menyebabkan berbagai komplikasi kehamilan, termasuk berat badan lahir rendah (BBLR) dan meningkatnya risiko kesehatan bagi ibu serta bayi. Identifikasi faktor determinan KEK penting untuk upaya pencegahan dan penanganan dini. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Metode : Desain penelitian adalah case control. Sampel penelitian ini adalah 73 ibu hamil KEK dan 73 ibu hamil tidak KEK. Data diperoleh melalui pencatatan rekam medis ibu hamil. Analisis data dilakukan dengan uji bivariat dan multivariat untuk menentukan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian KEK. Hasil : Hasil analisis menunjukkan bahwa usia ibu, paritas, pendidikan, Indeks Massa Tubuh (IMT), dan kadar hemoglobin (Hb) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian KEK (p ≤ 0,05), dengan faktor IMT sebagai determinan utama (aOR = 27,5; 95% CI: 7,40–102,23; p = 0,000). Simpulan : bahwa faktor usia ibu, paritas, pendidikan, IMT, dan kadar hemoglobin berperan dalam kejadian KEK pada ibu hamil. Diperlukan intervensi gizi yang tepat serta peningkatan edukasi bagi ibu hamil untuk mencegah KEK dan dampak negatifnya terhadap kesehatan ibu dan bayi.
Copyrights © 2025