Kajian ini menfokuskan pada etika menjalankan aktivitas dzkir sebagai sebuah upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah dalam perspektif al Qur’an, sebagai rujukan utama umat Islam. Tulisan ini bermaksud untuk mengetahui pandangan yang telah ditetapkan dalam Al Qur’an, baik itu dengan cara lahiriyah ataupun dengan cara batiniyah, atau dengan cara lisan atau perbuatan. Penelitian ini, menggunakan metodelogi penelitian kualitatif yang menggunakan data-data primer maupun skunder yang diolah dan ditelaah dengan metod e library research. Hasil penelitian ini mengenai etika dhikrullah perspektif al-Qur’an. Sehingga terungkap kesimpilan bahwa etika dzkir kepada Allah adalah suatu tindakan dalam mendekatkan diri kepada Allah, baik itu dilakukan dalam hati, atau pun dengan ucapan. Karena makna dari dzkir itu sendiri ialah mengingat dan menyebut Allah Swt. Jadi, dzkir yang baik mencakup dua makna, yaitu menyebut dan mengingat. Dzkir yang hanya menyebut dengan lisan tanpa menghadirkan hati, tetap juga disebut dengan dzkir, namun dzkir semacam ini berada pada tingkat yang paling rendah. Dzkir ini bisa saja memberi pengaruh terhadap hati dan keimanan seseorang, akan tetapi pengaruhnya tidak sebesar dzkir sambil menghadirkan hati.
Copyrights © 2023