Pengelolaan stasiun pengisian mobil listrik pintar (Smart EV Charging Station) menjadi aspek penting dalam mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik secara global. Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi protokol OCPP 2.0 (Open Charge Point Protocol) dan OCPI (Open Charge Point Interface) untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan dan interoperabilitas stasiun pengisian. Metode yang digunakan mencakup studi literatur dan simulasi operasional stasiun berbasis protokol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OCPP 2.0 mengontrol proses pengisian secara lokal dengan optimal, sedangkan OCPI memperluas konektivitas lintas jaringan, sehingga pengguna dapat mengakses berbagai stasiun dengan satu protokol standar. Integrasi ini meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya infrastruktur, dan mendukung keberlanjutan ekosistem kendaraan listrik. Kesimpulannya, sinergi kedua protokol memperkuat infrastruktur pengisian saat ini dan membangun dasar yang kokoh untuk pengembangan kendaraan listrik di masa depan.
Copyrights © 2025