Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan matematis antara berat rendemen ekstrak dan volume maserat. Persamaan matematis ini berguna untuk memprediksi berat rendemen (variabel dependen) dari data volume maserat (variabel independen) ketika alat rotary evaporator laboratorium tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear sederhana untuk menentukan model persamaan regresi yang menyatakan korelasi antar kedua variabel, menghitung variansi galat acak, menguji hipotesis (uji model adequacy, uji F dan uji intercept) serta menghitung koefisien determinasi adjusted. Berdasarkan penelitian terhadap sampel uji kulit buah matoa, diperoleh model persamaan regresi y = 0,0200x dengan variansi galat acak, s2 = 0,000160 dan koefisien determinasi adjusted, Ra2 = 96,12%. Sehingga untuk 250 mL volume maserat kulit buah matoa, diprediksi memiliki berat rendemen ekstrak sebesar 4,94 g.
Copyrights © 2025