Lay up shoot dalam bola basket dipengaruhi oleh dua aspek penting, yaitu power otot tungkai dan kelentukan pergelangan tangan. Kelentukan pergelangan tangan membantu dalam mengontrol arah dan kekuatan bola, sementara daya ledak otot tungkai mendukung kemampuan melompat secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kedua faktor tersebut berhubungan dengan keterampilan lay up shoot pada atlet Club Prima Basketball Palu. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan melibatkan 30 atlet dari kategori usia KU-15 dan KU-16. Instrumen pengumpulan data meliputi goniometer untuk mengukur fleksibilitas pergelangan tangan, dan vertical jump untuk mengukur power otot tungkai, serta tes akurasi tembakan untuk menilai keterampilan lay up shoot. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi berganda melalui SPSS versi 26. Didapatkan hasil bahwa antara kelentukan pergelangan tangan dengan keterampilan lay up shoot memiliki hubungan yang signifikan (r = 0,817; p < 0,05), dan antara daya ledak otot tungkai dengan keterampilan lay up shoot (r = 0,963; p < 0,05). Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi terhadap keterampilan lay up shoot dengan nilai ryx sebesar 0,965 dan F hitung 182,896 (p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan pada kedua aspek fisik tersebut akan berdampak positif terhadap efektivitas lay up shoot, sehingga program latihan untuk atlet muda sebaiknya memasukkan latihan fleksibilitas dan daya ledak sebagai bagian penting.
Copyrights © 2025