Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kelentukan terhadap ketepatan servis pada atlet sepak takraw Klub TSTC Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Jenis penelitian ini adalah korelasional, sebagaimana dijelaskan Sukardi (2018), yaitu untuk menentukan hubungan antara dua variabel. Variabel bebas adalah kelentukan, sedangkan variabel terikat adalah ketepatan servis. Penelitian dilakukan setelah proposal disetujui, bertempat di lapangan latihan Klub TSTC, dengan populasi 12 atlet aktif yang seluruhnya dijadikan sampel. Data yang digunakan terdiri dari data primer (hasil tes kelentukan dan ketepatan servis) dan data sekunder (biodata atlet dari pelatih). Tes kelentukan menggunakan metode front split (Albertus, 2015), sedangkan tes ketepatan servis mengacu pada prosedur Hanif (2015). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan tes langsung. Hasil pengukuran menunjukkan skor kelentukan tertinggi 35 dan terendah 20 (rata-rata 27,56; SD = 7,020). Skor ketepatan servis tertinggi 11 dan terendah 6 (rata-rata 9,22; SD = 1,922). Uji normalitas Liliefors menunjukkan kedua data berdistribusi normal (Lhitung < Ltabel). Uji hipotesis dengan korelasi Product Moment menghasilkan r = 0,779, lebih besar dari rtabel 0,707, sehingga hipotesis diterima. Kontribusi kelentukan terhadap ketepatan servis sebesar 60,68%, menunjukkan bahwa fleksibilitas tubuh berperan penting dalam mendukung keberhasilan servis atlet sepak takraw.
Copyrights © 2025