Kabupaten Bandung memiliki jumlah Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) terbanyak di Jawa Barat, menjadikannya sektor strategis dalam pembangunan ekonomi daerah. Namun, kajian empiris mengenai kontribusi kunjungan wisatawan dan daya tarik wisata terhadap pertumbuhan ekonomi melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kunjungan wisatawan dan daya tarik wisata terhadap PAD serta pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan data time series tahun 2015–2023, dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan berpengaruh signifikan terhadap PAD (P-Value = 0.008), namun tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Daya tarik wisata juga tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD maupun pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, PAD berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (P-Value = 0.003), meskipun tidak memediasi hubungan antara variabel wisata dan pertumbuhan ekonomi. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kontribusi pariwisata terhadap pembangunan ekonomi lebih nyata melalui peningkatan PAD, sehingga diperlukan strategi pengelolaan yang integratif untuk memaksimalkan dampaknya secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025