Historia Islamica: Journal of Islamic History and Civilization
Vol 4 No 1 (2025): Historia Islamica

TERPECAHNYA NII (NEGARA ISLAM INDONESIA) DI INDONESIA 1971-1992 M (GEJOLAK ANTARA KELOMPOK PURITANIS & TRADISIONALIS)

Mukti, M Aziz (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2025

Abstract

Penelitian ini mendiskusikan tentang konflik yang terjadi antara Islam puritanis dan tradisionalis dalam Negara Islam Indonesia (NII) pada tahun 1971 hingga 1992. Dalam penelitian ini jelas bahwa permasalahan keagamaan menjadi masalah ketika masuknya paham salafi dalam internal NII. Ada dua hal yang menjadi tanda masuknya paham salafi di NII. Pertama, perumusan tauhid RMU yang dirancang oleh Aceng Kurnia. Tauhid ini banyak mengambil pendapat dari tokoh puritan timur tengah seperti Abu Ala Maududi dan Sayyid Qutb. Kedua, masuknya Abdullah Sungkar dan Abu Bakar Baasyir ke dalam NII tahun 1972. Keduanya memiliki pemahaman puritanis berhasil menghimpun pengikut ke dalam NII. Konflik dimulai saat Abdullah Sungkar mengkritik Imam NII Ajengan Masduki telah melakukan TBC (Takhayul, Bid’ah, dan Khurafat) karena pemahaman agamanya dan mengikuti tarekat. Konflik pribadi antara keduanya berubah menjadi konflik kelompok dalam NII. Peristiwa itu menyebabkan perpecahan antara kelompok Ajengan Masduki dan kelompok Abdullah Sungkar. Abdullah Sungkar dan pengikutnya menyatakan keluar dari NII pada tahun 1993. Penelitian ini menunjukan adanya konflik yang terjadi karena pemahaman yang berbeda dalam sejarah radikalisme Islam Indonesia.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

historia

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Jurnal Historia Islamica merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Manado. Edisi online dan cetak jurnal ini terbit perdana pada tahun 2022 Jurnal Historia Islamica terbit satu volume yang ...