Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan media dakwah oleh Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Al-Musthofa dalam menghadapi peluang dan tantangan di era disrupsi. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini berfokus pada aktivitas KSEI Al-Musthofa di Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok ini memanfaatkan empat metode utama dakwah: ceramah, diskusi intelektual, publikasi ilmiah, dan keterlibatan langsung di masyarakat. Metode-metode ini menciptakan peluang peningkatan literasi ekonomi Islam, kolaborasi antarlembaga, dan pengembangan kepemimpinan mahasiswa. Namun demikian, sejumlah tantangan juga dihadapi, seperti komitmen anggota yang rendah, keterbatasan regenerasi kader, dana yang terbatas, dan kurangnya dukungan institusi. Studi ini menekankan pentingnya inovasi strategis dan literasi digital dalam praktik dakwah Islam, khususnya di lingkungan pendidikan tinggi.
Copyrights © 2025