Studi ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana tekanan psikologis, lingkungan sosial, dan pola tidur memengaruhi jumlah kopi yang dikonsumsi oleh mahasiswa. Metode yang dipilih adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Djuanda. Untuk menganalisis data, digunakan regresi linier berganda serta pengujian validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan hipotesis. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa semua alat ukur yang diterapkan terbukti valid dan dapat dipercaya. Analisis asumsi klasik tidak mengindikasikan adanya masalah seperti multikolinearitas, autokorelasi, heteroskedastisitas, dan data yang terdistribusi normal. Meskipun demikian, hasil dari uji t menunjukkan bahwa tekanan mental, kondisi sosial, dan kebiasaan tidur tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap konsumsi kopi di kalangan mahasiswa.
Copyrights © 2025