Good Agricultural Practices (GAP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) memiliki keterkaitan dan saling mendukung dalam upaya meningkatkan kualitas dan keamanan hasil panen. SOP memberikan panduan kepada pelaku usaha agribisnis agar dapat melakukan budidaya lidah buaya secara efektif dan efisien dengan detail sesuai dengan prinsip GAP. PT Mount Vera Sejati telah melakukan standar budidaya yang baik sesuai dengan GAP namun belum memiliki SOP yang jelas. PT Mount Vera Sejati tidak hanya menggunakan bahan baku yang berasal dari kebun sendiri, tapi juga dari petani plasma di sekitar rumah produksi. Bahan baku yang diterima PT Mount Vera Sejati dari petani plasma belum sesuai dengan standar karena belum menerapkan SOP dalam berbudidaya. Penelitian ini melakukan analisis GAP dan penyusunan SOP dengan tujuan dapat menjadi panduan bagi petani plasma dalam melakukan budidaya lidah buaya yang baik. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dari hasil observasi dan wawancara serta data sekunder dari literatur. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, SOP budidaya tanaman lidah buaya mencakup pemilihan atau penetapan lokasi tanam, pemilihan dan penetapan lokasi berbudidaya yang sesuai dengan karakteristik tanaman lidah buaya, menyiapkan benih yang sehat, lahan persiapan dan pengolahan, pembuatan bedengan atau galangan, penanaman, pemberian pupuk, pemeliharaan tanaman, pengelolaan organisme penganggu tanaman, dan pemanenan.
Copyrights © 2025