Penelitian ini mencoba memahami bagaimana utang publik, investasi, dan konsumsi rumah tangga memengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan model regresi linear berganda, studi ini menganalisis data dari tahun 2013 hingga 2023 untuk melihat sejauh mana faktor-faktor tersebut berperan dalam dinamika ekonomi nasional. Hasilnya cukup menarik. Investasi dan belanja pemerintah terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, masing-masing dengan koefisien 0,658 dan 0,424. Namun, yang mengejutkan, utang publik justru berdampak negatif dengan koefisien -0,270, sementara konsumsi rumah tangga ternyata tidak memberikan pengaruh yang berarti. Lebih lanjut, model penelitian ini menunjukkan tingkat akurasi yang sangat tinggi dengan nilai R Square mencapai 99,9%. Artinya, variabel-variabel yang diteliti hampir sepenuhnya mampu menjelaskan perubahan dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Copyrights © 2025