Keberadaan makroinvertebrata memiliki eksistensi yang penting. Makroinvertberata dapat membantu proses pengurangan polutan air, menjadi makanan untuk biota lainnya dan bisa menjadi bioindikator kualitas air. Melihat pentinganya peran makroinvertebrata terhadap ekosistem mangrove dan kualitas perairan, dengan demikian peneliti akan melakukan penelitian dengan mengidentifikasi keragaman makroinvertebrata sebagai bioindikator yang nantinya akan dibandingkan dengan kualitas perairan di kawasan sungai mangrove Wonorejo. Metode penelitian dilakukan dengan metode ETP dan pengujian di laboratorium untuk kualitas perairan 9 suhu, ph, salinitas, TDS, BOD, COD, Zn dan Cu). Hasil penelitian yang di dapat bahwa untuk kawasan sungai di mangrove Wonorejo masuk ke dalam kriteria tercemar hingga tercemar berat, yang ditandai dengan teridentifikasi hanya ada makroinvertebrata non-EPT dan ditambah dengan tinggingya konsentrasi beban pencemar BOD, COD, Zn dan Cu dengan konsentrasi tertinggi masing-masing sebesar 248 mg/L; 926,8 mg/L; 2,39 mg/L; 1,14 mg/L..
Copyrights © 2024