Orang tua dan Guru pendidikan agama Kristen memiliki tanggung jawab yang sama dalam membentuk karakter dan perilaku yang baik pada siswa, terutama dalam mengatasi kenakalan di lingkungan sekolah. Kesehatan mental (spiritual) merupakan faktor penting yang menentukan akhlak yang baik agar manusia memiliki moral yang mulia. Oleh karena itu, untuk menanamkan nilai-nilai moral pada siswa, sekolah mengadakan kegiatan Jumat Rohani (jumroh), yang dilaksanakan pada awal setiap bulan pada pagi hari Jumat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan iman, pemahaman, penguatan, dan praktik ajaran Kristen, sehingga siswa menjadi orang Kristen yang beriman, takut kepada Tuhan, dan memiliki pola pikir yang mulia. Penelitian ini berfokus pada pengaruh kegiatan Jumat Rohani terhadap pembinaan akhlak siswa yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Agama Kristen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kegiatan Jumat Rohani (jumroh) di UPT SMP Negeri 038 Sionom Hudon Tonga dan pengaruhnya terhadap pembinaan akhlak siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu wawancara, observasi, dan studi pustaka.
Copyrights © 2025