Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan telah mendorong lahirnya berbagai bentuk media pembelajaran yang dapat mendukung proses belajar mengajar, khususnya dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan serta pemanfaatan media cetak seperti modul, handout, dan lembar kerja siswa (LKS), serta media non-cetak seperti program video dan bahan ajar berbasis komputer. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka sebagai dasar analisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan efektivitas, partisipasi aktif, serta pemahaman peserta didik terhadap materi ajar. Media cetak memberi struktur dan kestabilan pembelajaran, sementara media non-cetak memperkaya pengalaman belajar melalui visualisasi dan interaktivitas. Kombinasi keduanya mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk memiliki keterampilan dalam mengembangkan dan memilih media yang sesuai dengan karakteristik siswa dan tujuan pembelajaran. Artikel ini merekomendasikan penguatan kompetensi guru dalam penggunaan media serta integrasi teknologi dalam pengembangan bahan ajar PAI.
Copyrights © 2025