Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting, profitabilitas, dan firm size terhadap praktik pengungkapan lingkungan dalam laporan keuangan perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 67 perusahaan manufaktur sektor industri yang terdaftar di BEI. Sampel penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling, dan diperoleh sebanyak 39 perusahaan sebagai sampel dengan total 154 data observasi. Data diperoleh melalui laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah praktik pengungkapan lingkungan yang diukur dengan Environmental Disclosure Index (EDI), sedangkan variabel independennya adalah green accounting (dummy), profitabilitas (ROA), dan firm size (log total aset). Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting, profitabilitas, dan firm size tidak berpengaruh signifikan terhadap praktik pengungkapan lingkungan.
Copyrights © 2025