Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan yang terjadi pada tulang yang diakibatkan oleh gerakan yang dilakukan dalam waktu yang lama terus menerus dengan posisi yang statis dan akan mengakibatkan suplai darah ke pergelangan tangan, tangan dan saraf menjadi terganggu. Metode yang dilakukan melalui 2 tahapan, yaitu untuk tahap yang pertama melakukan wawancara dan menyebarkan kuisioner yang bertujuan untuk mengetahui kasus atau risiko akibat kerja apa saja yang diderita selama bekerja dan untuk tahap yang kedua melalui penyuluhan Kesehatan sekaligus memberikan edukasi menggunakan leaflet yang disebarkan, serta diskusi atau tanya jawab setelah pemberian edukasi terkait materi yang telah disampaikan bertujuan untuk melihat keaktifan dan kepahaman para karyawan setelah dilakukannya penyuluhan dan edukasi. Untuk melihat tingkat pengetahuan peserta terkait risiko dan latihan pencegahan CTS, dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan pekerja dengan melakukan pre test dan post test menggunakan selembar kertas yang berisikan pertanyaan terkait. Hasil pre test menunjukkan bahwa pekerja belum memahami terkait CTS, dan pada hasil post test menjelaskan bahwa pekerja sudah lebih mamahami terkait CTS. Penyuluhan berjalan dengan lancar dan berhasil yang dapat ditandai dengan antusiasme para pekerja saat sedang berlangsungnya penyuluhan dan pemberian edukasi.
Copyrights © 2025