Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk upaya awal dan tantangan yang dihadapi lembaga PAUD nonformal dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka (IKM) di Kecamatan Langke Rembong. Minimnya kajian yang secara spesifik menyoroti kesiapan dan tantangan lembaga PAUD nonformal dalam konteks lokal menjadikan penelitian ini memiliki kebaruan penting dalam memahami dinamika implementasi IKM pada jenjang PAUD non formal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi. Validitas data diperkuat melalui triangulasi metode untuk memperoleh gambaran yang utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga menghadapi empat tantangan utama, yaitu: keterbatasan pendanaan pendukung IKM; kurangnya sarana dan prasarana; kapasitas pendidik yang belum memadai, serta lemahnya dukungan dari orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Meski demikian, beberapa lembaga telah menunjukkan inisiatif melalui pelatihan mandiri, pembangunan kemitraan dengan orang tua, dan peningkatan kapasitas secara swadaya. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi perancang kebijakan dan pemangku kepentingan pendidikan anak usia dini untuk menyusun strategi pendampingan yang lebih kontekstual dan responsif terhadap karakteristik PAUD nonformal. Secara ilmiah, penelitian ini memperkaya literatur mengenai implementasi kebijakan kurikulum di sektor pendidikan nonformal dengan pendekatan berbasis konteks lokal.
Copyrights © 2025