Penelitian ini bertujuan pada anak usia 5 hingga 7 tahun karena ini merupakan masa sensitif, dimana masa kanak-kanak merupakan masa dengan tingkat aktivitas tertinggi sepanjang hidup, sehingga diperlukan inovasi untuk mengoptimalkan dan memfasilitasi aktivitas fisik pada anak usia dini. Penelitian kami menggunakan metode permainan ini untuk mengambarkan bahwa aktivitas bermain yang berorientasi pada tujuan pada anak usia dini dapat mengoptimalkan kemampuan fisik anak. Penelitian ini adalah menelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, adapun instrumen yang digunakan adalah observasi penuh terhadap aktifitas anak dalam permainan. Berdasarkan hasil penelitian serta pembahasan yang telah dilakukan didaptkanlah beberapa kesimpulan sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan, diantaranya adalah: Ada perbedaan kemampuan fisik anak usia dini sebelum dan sessudah melakukan aktivitas bermain berorientasi tujuan di TK Khalifah Makassar 3 dibuktikan dari perolehan nilai thitung -4.459 > ttabel 1.76131, sementara itu diperoleh hasil Sig. (2-sided) adalah 0,000. Karena nilai Sig. 0,001< taraf nyata (a= 0,05) maka Ho ditolak, dan Ha diterima yang artinya ada perbedaan kemampuan fisik anak usia dini sebelum dan sessudah melakukan aktivitas bermain berorientasi tujuan di TK Khalifah Makassar 3.
Copyrights © 2025