Asma merupakan penyakit pernapasan kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan menimbulkan beban kesehatan global. Terapi nebulizer merupakan salah satu penanganan utama pada serangan asma akut, khususnya pada anak, karena efektivitasnya dalam melebarkan saluran napas dan memperbaiki oksigenasi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan intervensi teknik inhalasi nebulizer pada anak dengan diagnosis asma di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada pasien perempuan usia 4 tahun dengan pola napas tidak efektif akibat serangan asma akut. Intervensi keperawatan meliputi pemberian nebulizer bronkodilator, oksigenasi, pemantauan tanda vital, dan edukasi keluarga selama tiga hari perawatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan saturasi oksigen dari 91% menjadi 93%, penurunan frekuensi napas dari 38 menjadi 32 kali per menit, serta berkurangnya gejala sesak napas dan penggunaan otot bantu napas. Kesimpulannya, terapi nebulizer efektif dalam mengatasi obstruksi jalan napas pada anak dengan asma akut dan mendukung pemulihan fungsi pernapasan. Pemberian terapi yang tepat waktu dan edukasi keluarga merupakan kunci keberhasilan pengelolaan asma jangka panjang.
Copyrights © 2025