Rumah sakit adalah institusi yang menyediakan layanan kesehatan dengan perhatian besar pada kenyamanan pasien, termasuk tata pencahayaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengoptimalkan pencahayaan ruang rawat inap di Rumah Sakit Karima Utama menggunakan perangkat lunak Dialux Evo. Berdasarkan simulasi, pencahayaan alami di ruang rawat inap bagian timur mencapai rata-rata 100-2500 lux pada pukul 11.00, sesuai standar SNI, namun membutuhkan tirai untuk mengatur intensitas. Sebaliknya, ruang rawat inap bagian barat memiliki pencahayaan rendah akibat minimnya bukaan yang efektif. Solusi yang diusulkan mencakup penggunaan skylight di lorong untuk meningkatkan distribusi cahaya alami. Pada pencahayaan buatan, ruang rawat inap menggunakan lampu LED downlight dengan intensitas rata-rata 225- 250 lux, sesuai standar pencahayaan. Optimalisasi ini dirancang untuk memenuhi standar pencahayaan yang mendukung kenyamanan visual, efisiensi energi, dan keberlanjutan. Simulasi Dialux Evo terbukti efektif dalam mengidentifikasi kebutuhan pencahayaan alami dan buatan. Hasil penelitian memberikan rekomendasi perbaikan tata cahaya untuk meningkatkan kenyamanan pasien, mengurangi konsumsi energi, serta menciptakan lingkungan rumah sakit yang ramah energi dan sesuai standar kesehatan.
Copyrights © 2025