Dapur merupakan salah satu ruang penting dalam rumah yang memiliki fungsi utama sebagai tempat memasak. Salah satu masalah yang terjadi di dapur ada ketidaksesuaian antara dimensi dapur dengan tubuh pengguna, yang dapat mengakibatkan kelelahan dan risiko cedera. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi dimensi dapur yang ergonomis, berdasarkan data antropometri pengguna utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif, yang mencakup analisis kualitatif dan kuantitatif. Pengukuran data antropometri dilakukan kepada individu lain yang memiliki postur tubuh yang mirip dengan klien, dikarenakan keterbatasan akses. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan studi literatur terkait standar dimensi, tipologi, prinsip desain dapur, dan prinsip ergonomi sebagai data pendukung. Variabel yang diukur dalam penelitian ini meliputi tinggi badan, jangkauan lengan ke atas, depan dan sampung, tinggi bahu, tinggi siku, tinggi pinggul, dan tinggi lutut. Selanjutnya, data yang diperoleh akan dianalisis untuk menentukan dimensi dapur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi dimensi dapur yang ideal dapat dirancang berdasarkan kebutuhan spesifik pengguna dengan mempertimbangkan antropometri dan prinsip ergonomi.
Copyrights © 2025