Perubahan iklim yang terjadi menyebabkan peningkatan suhu yang berdampak pada kenyamanan termal di dalam bangunan. Salah satu faktor penting yang memengaruhi kinerja termal ruang adalah nilai Window to Wall Ratio (WWR) dan Overall Thermal Transfer Value (OTTV) pada setiap fasad bangunan, yang perlu direncanakan sejak awal. Penelitian ini menggunakan studi kasus proyek apartemen di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dengan tujuan memberikan rekomendasi desain fasad yang efisien dan inklusif, serta memperhatikan kenyamanan termal dan efisiensi energi. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif melalui simulasi menggunakan software FormIt dan perhitungan WWR serta OTTV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif desain 02 memiliki performa termal terbaik dengan WWR 20,08% dan OTTV 21,78 W/m². Sementara itu, alternatif desain 01 mampu menekan OTTV hingga 19,4 W/m², namun nilai WWR yang rendah sebesar 17,6% dinilai kurang optimal. Alternatif desain 03 memiliki WWR 21,7% dan OTTV 23,3 W/m², lebih tinggi dibandingkan alternatif desain lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan desain fasad bangunan yang ramah lingkungan, efisien, dan inklusif, serta menjadi referensi bagi perancang dan pengembang untuk mewujudkan lingkungan perkotaan yang nyaman dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025