Berdasarkan hasil obervasi, diperoleh data bahwa beberapa santri belum menguasai dan memahami ilmu tajwid, makhorijul huruf, menulis, dan menghafal Al-Qur’an secara benar, tepat, serta belum dapat belajar secara mandiri. Permasalahan ini juga dipicu dari latar belakang serta karakter dan psikologi santri yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan dan pemahaman cara membaca Al-Qur’an dengan ilmu tajwid dan makhorijul huruf yang baik dan benar serta meningkatkan kemampuan menulis dan menghafal ayat Al-Qur’an santri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Empowerment-Based-Research (EBR). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar wawancara. Sampel penelitian yakni 25 santri rumah belajar Al-Qur’an di desa Wonorejo, Kencong, Jember. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 25 santri memiliki kemamuan dalam mengembangkan, menguasai, dan meningkatkan kemamuan belajar membaca Al-Qur’an dari 20% menjadi 50% baik secara mandiri maupun dengan bantuan ustadzah.
Copyrights © 2025