Penggunaan media digital dalam pembelajaran sudah menjadi hal wajib terutama pada penerapan kurikulum merdeka. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penggunaan media digital dalam pembelajaran di Madrasah Aliyah yang ada di Kabipaten Lombok Tengah pada mata Pelajaran Kimia. Pengumpulan data dilakukan secara online kepada 50 orang Guru mata Pelajaran Kimia melalui Google Form kemudian dianalisis menggunakan metode kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa tidak semua guru menggunakan media digital dalam melakaukan pembelajaran didalam kelas. Dari 50 orang guru hanya 20 guru yang menggunakan media digital atau 40%, dan 30 guru atau 60% tidak menggunakan media digital yang terbagi menjadi 27 guru menggunakan media cetak (buku) atau 54 %, sedangkan sisanya yakni 3 guru atau 6% tidak menggunakan media pembelajaran apapun. Hal ini dikarenakan karena tingkat pemahaman guru terhadap media digital berdasarkan hasil analisis yakni dengan kriteria sangat paham 5 orang, paham 15 orang, tidak paham 25 orang dan sangat tidak paham berjumlah 5 orang.
Copyrights © 2024