Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar di PAUD memiliki potensi besar dalam mendukung perkembangan anak usia dini, terutama di wilayah pedesaan yang masih memiliki kekayaan alam. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran masih banyak berpusat pada guru dan terbatas di dalam kelas, sehingga mengurangi kesempatan anak untuk belajar secara kontekstual dan langsung dari lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana lingkungan alam dimanfaatkan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran anak usia dini, serta mengkaji peran guru, respons anak, dan dukungan masyarakat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, yang dilakukan di salah satu PAUD di wilayah pedesaan Kota Kandangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis alam dilakukan secara rutin dan dirancang sesuai tema mingguan. Guru berperan aktif sebagai fasilitator, anak menunjukkan keterlibatan tinggi dalam proses belajar, dan masyarakat turut serta mendukung kegiatan eksplorasi. Pembelajaran ini mampu menciptakan pengalaman belajar yang kontekstual, menyenangkan, serta mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak.
Copyrights © 2025