Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan jarak kabel backstay terhadap kestabilan dan kinerja struktur jembatan gantung pejalan kaki. Objek penelitian adalah Jembatan Gantung Bah Kasindir di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dengan tiga model variasi: Model 1 (simetris), Model 2 (jarak kiri lebih pendek 10 cm), dan Model 3 (jarak kiri lebih panjang 5 m). Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000 dan mengacu pada pedoman SE Menteri PU No. 02/SE/M/2010. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan jarak sekecil 10 cm dapat menyebabkan peningkatan gaya tarik kabel backstay, sedangkan perbedaan 5 m menyebabkan ketidakseimbangan gaya yang memengaruhi keseluruhan struktur. Meskipun lendutan masih dalam batas yang diizinkan, ketidakseimbangan gaya akibat jarak kabel yang tidak simetris dapat berdampak signifikan terhadap keamanan desain menara dan blok angkur. Oleh karena itu, ketelitian dalam pemasangan dan perencanaan kabel backstay sangat penting dalam menjamin keselamatan dan keandalan jembatan gantung.
Copyrights © 2025