Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) dan sistem Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) dalam memenuhi kebutuhan transportasi publik di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung terhadap kondisi terminal dan armada bus, serta survei kepada pengguna layanan transportasi publik. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah armada yang tersedia dan yang beroperasi, serta kurang optimalnya pemanfaatan fasilitas terminal. Dari hasil observasi, ditemukan bahwa Terminal BRPS memiliki kapasitas yang besar, namun fasilitas yang ada tidak optimal. Banyak area yang terbengkalai, seperti tempat duduk yang tidak cukup untuk menampung jumlah penumpang yang banyak, serta kurangnya papan informasi yang jelas mengenai jadwal dan rute bus. Sementara itu, dari total 90 unit Bus TMP yang terdaftar, hanya 23 unit yang beroperasi secara optimal. Sisanya dalam kondisi rusak atau terbengkalai.Survei kepada 200 penumpang menunjukkan bahwa mayoritas pengguna merasa tidak puas dengan fasilitas yang ada di terminal. Sebanyak 65% responden mengeluhkan kurangnya kenyamanan di terminal, sementara 52% mengeluhkan jarak tempuh yang terlalu lama akibat antrean panjang di terminal. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan manajemen, pemeliharaan armada bus, serta penerapan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengguna.
Copyrights © 2025