Pasien jiwa memiliki kondisi kesehatan mental yang terganggu akibat beberapa peristiwa yang saling berkaitan pada salah satu tahap perkembangan yang dilalui. Kondisi mental yang dimiliki pasien jiwa bersifat relaps, dimana terdapat kemungkinan kekambuhan gejala yang sama pada waktu yang berbeda. Kemungkinan relaps dapat dikurangi melalui perawatan khusus dengan bantuan dukungan keluarga. Peningkatan dukungan keluarga sebagai caregiver memerlukan psikoedukasi terkait perilaku efektif yang dapat mengatasi tekanan mental pada pasien. Psikoedukasi bertujuan meningkatkan pemahaman caregiver terkait kesehatan mental serta mengurangi bahaya dan menghindari kemungkinan buruk yang dapat terjadi. Psikoedukasi caregiver diberikan kepada keluarga dekat dari 8 pasien jiwa yang menjalani rawat inap di Unit Pelayanan Perawatan Jiwa RSUD Sumbawa Besar. Psikoedukasi pada keluarga pasien dilakukan dengan berceramah menggunakan pre-test dan post-test terkait kondisi mental pasien. Hasil post-test menunjukkan adanya perubahan pada keluarga pasien terkait peningkatan pengetahuan dan upaya memperbaiki perilaku negatif menjadi lebih efektif yang dapat membantu proses penyembuhan pasien jiwa. Keterlibatan keluarga menjadi caregiver yang dibutuhkan pasien dan dilakukannya peningkatan pengetahuan serta keterampilan melalui psikoedukasi menumbuhkan semangat pasien jiwa untuk sembuh dan menghindari terjadinya relaps.
Copyrights © 2025