Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam menyelesaikan masalah. Di era digital, penggunaan AI telah menjadi bagian integral dalam aktivitas akademik mahasiswa, namun dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis masih menimbulkan perdebatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto dan metode survei terhadap 100 responden. Hasil menunjukkan bahwa AI memiliki dampak dualistik: di satu sisi, AI membantu mahasiswa dalam melihat perspektif baru, meningkatkan efisiensi pengolahan informasi, dan mendukung aktivitas berpikir tingkat tinggi; di sisi lain, terdapat kekhawatiran terhadap ketergantungan yang dapat melemahkan kemampuan berpikir mandiri dan analitis. Temuan ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran yang seimbang dan pengembangan literasi AI yang disertai pelatihan berpikir kritis, agar AI dapat berfungsi sebagai alat bantu yang memperkuat, bukan menggantikan, kemampuan kognitif mahasiswa
Copyrights © 2025