Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor strategis terhadap kinerja UMKM di Jawa Timur dengan pendekatan teoritik Hierarki Kebutuhan Organisasi Maslow. Lima variabel independen yang diuji meliputi aksesibilitas modal, teknologi informasi, kualitas layanan, keunggulan kompetitif, dan inovasi. Kelima variabel tersebut dipandang sebagai representasi dari tingkatan kebutuhan organisasi, mulai dari kebutuhan dasar operasional hingga kebutuhan aktualisasi bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 374 pelaku UMKM di berbagai sektor. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda yang mana menguji pengaruh simultan dan parsial antar variabel. Hasil analisis regresi menunjukkan kekuatan empiris yang signifikan, dengan nilai F sebesar 15,519 (p = 0,000) dan adjusted R² sebesar 0,163, yang berarti model mampu menjelaskan 16,3% variasi kinerja UMKM. Seluruh variabel strategis yang diteliti meliputi akses modal, teknologi informasi, kualitas layanan, keunggulan kompetitif, dan inovasi memiliki pengaruh positif dan signifikan secara statistik (p < 0,05), memperkuat validitas penerapan hierarki kebutuhan Maslow dalam menjelaskan peningkatan kinerja UMKM secara bertahap dan berkelanjutan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemenuhan kebutuhan organisasi secara bertahap memiliki kontribusi nyata dalam peningkatan efektivitas dan daya saing UMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis serta memberikan implikasi praktis bagi perancang kebijakan dan pelaku usaha dalam merumuskan pengembangan strategi bisnis bagi UMKM yang kompetitif dan berkelanjutan di era digital.
Copyrights © 2025