Meningkatnya kebutuhan akan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan aset di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Proses inventarisasi secara manual yang selama ini digunakan terbukti kurang efektif, rawan kesalahan, dan menyulitkan dalam pelaporan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan platform digital berbasis web yang mampu mendukung manajemen aset dan inventarisasi secara terintegrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan perangkat lunak dengan pendekatan waterfall, yang meliputi tahap analisis, desain, pengkodean, dan pengujian sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun dapat digunakan oleh dua jenis pengguna, yaitu admin dan pimpinan, dengan pembagian hak akses yang jelas. Fitur-fitur utama meliputi pengelolaan data aset, inventaris masuk dan keluar, kategori, lokasi, serta dashboard yang menampilkan informasi secara visual dan real-time. Pengujian sistem menggunakan metode black-box testing menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai fungsi yang diharapkan tanpa ditemukan kesalahan, sehingga sistem ini dinyatakan layak digunakan.
Copyrights © 2025