Produksi gula nasional di Indonesia mengalami defisit yang signifikan, sehingga memerlukan solusi alternatif guna meningkatkan produksi glukosa. Penelitian ini mengkaji potensi makroalga Gracilaria Sp. Dalam menghasilkan glukosa melalui proses hidrolisis setelah perlakuan awal menggunakan larutan Deep Eutectic Solvent (DES). DES disiapkan menggunakan campuran asam oksalat dan etilena glikol dengan variasi konsentrasi 20%, 30%, 50%, dan 90% pada suhu 60°C, 80°C, dan 100°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan awal pada suhu 80°C dengan konsentrasi DES 50% paling efektif dalam menurunkan kadar lignin dan meningkatkan ketersediaan glukosa. Pada kondisi ini, kadar glukosa tertinggi tercatat sebesar 2.300 % pada suhu 80°C setelah hidrolisis enzimatis selama 72 jam. Hasil ini menunjukkan bahwa makroalga Gracilaria Sp. dengan perlakuan DES berpotensi menjadi sumber alternatif glukosa yang ramah lingkungan.
Copyrights © 2025