Modernisasi Barat telah memicu dinamika kompleks dalam masyarakat Muslim, memunculkan beragam respons terhadap ketegangan antara nilai tradisional Islam dan tuntutan zaman modern. Penelitian ini menganalisis respons-respons tersebut serta dampaknya terhadap perkembangan pemikiran Islam kontemporer, melalui pendekatan kualitatif dan studi literatur serta kasus. Hasil analisis menunjukkan tiga pola utama respons: resistensi total terhadap pengaruh Barat, adaptasi selektif yang mempertahankan prinsip Islam sembari menyerap unsur modern, dan sintesis kreatif yang melahirkan pemikiran Islam baru. Temuan ini menegaskan bahwa interaksi antara Islam dan modernitas tidak selalu bersifat antagonistik, melainkan dapat menjadi peluang untuk merumuskan peradaban yang lebih inklusif, selama ada keseimbangan antara pelestarian identitas keagamaan dan keterbukaan terhadap perubahan.
Copyrights © 2025