Perkembangan teknologi informasi telah meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten di bidang analitik data dan pemrograman, khususnya bagi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model klasifikasi guna mengidentifikasi kecenderungan mahasiswa sebagai Data Analyst atau Programmer menggunakan algoritma Naive Bayes. Sebanyak 220 data dikumpulkan melalui kuesioner daring, dengan indikator penilaian yang dikelompokkan dalam dua dimensi: kemampuan analis data dan kemampuan pemrograman. Data kemudian dilabeli berdasarkan skor per dimensi dan diolah menggunakan model Complement Naive Bayes pada platform Google Colab. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mampu mengklasifikasikan dua kelas mayoritas (Data Analyst dan Programmer) dengan baik, ditandai dengan akurasi keseluruhan sebesar 80,30% dan nilai precision, recall, serta f1-score yang tinggi. Namun, performa model terhadap kelas minoritas (Netral) masih rendah akibat ketidakseimbangan distribusi data. Penelitian ini menyarankan penggunaan teknik lanjutan seperti resampling, class weight, atau model ensemble untuk mengatasi bias terhadap kelas mayoritas. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar dalam pembimbingan akademik dan pengembangan kurikulum berbasis potensi mahasiswa.
Copyrights © 2025