Kesejahteraan mental merupakan suatu fondasi yang penting dalam keberhasilan mahasiswa tingkat akhir mengalami , yang dimana sangat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan hingga pencapaian akademiknya. Namun pada kenyataaanya banyak mahasiswa Tingkat akhir yang mengalami stress akademik hingga berpengaruh pada keterlibatannya dalam aktivitas negatif yang tentunya sangat berdampak pada akademik maupun mentalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Kesejahteraan psikologis yang terjadi pada mahasiswa tingkat akhir di kota makassar berdasarkan jenis kelamin, usia, domisili, fakultas, dan jenis kampus. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel yaitu Mahasiswa tingkat akhir di kota Makassar berjumlah 303 mahasiswa, penelitian ini menggunakan alat pengumpulan data berupa kuesioner berjenis skala Likert.Dan mennggunakan alat ukur Psychological Well-Being yang telah diadaptasikan oleh Nurfadillah (2021) Hasil penelitian ini menemukan Psychological Well-Being pada mahasiswa Tingkat akhir di kota Makassar masuk dalam kategori sedang sebanyak 81 responden (40%). Dimana pada penelitian ini didominasikan oleh subjek yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 203 responden dengan presentase 66,3%, kemudian pada demografi usia 22 tahun berjumlah 112 responden dengan presentase 36,6%, pada demografi semester didominasikan oleh fakultas psikologi sebanyak 82 responden 26,8%, selanjutnya pada demografi universitas didominasikan oleh universitas swasta dengan total responden 167 presentase 55,1%, dan pada demografi domisili didominasikan di kota Makassar sebanyak 234 responden dengan presentase 76,5%.
Copyrights © 2025