Latar Belakang: Posyandu adalah sarana pemberdayaan masyarakat yang mempermudah akses layanan kesehatan di lingkungan. Keberhasilan program sangat bergantung pada kader yang kompeten dan berkomitmen, karena tanpa mereka Posyandu sulit berjalan efektif. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan kader.Metode: Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 15 Januari - 30 Januari 2025 dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sebawi. Sampel penelitian berjumlah 67 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis bivariat dengan uji Chi Square.Hasil: Hasil penelitian secara statistik pengetahuan dengan keaktifan kader Posyandu ρ value 0,032, sikap kader dengan keaktifan kader Posyandu ρ value 0,407 dan dukungan sosial dengan keaktifan kader ρ value 0,000.Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan dukungan sosial dengan keaktifan kader, namun tidak pada sikap. Kader perlu meningkatkan akses informasi, dan Puskesmas perlu memperkuat dukungan melalui pendekatan dan sosialisasi untuk meningkatkan keaktifan kader.
Copyrights © 2025