Pendahuluan: Data riset kesehatan menyatakan masyarakat Kalimantan Selatan memilih pengobatan tradisional dengan keterampilan tanpa alat termasuk pijat urut/baurut tradisional. Dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi keluhan penyakit, masyarakat juga harus memiliki pengetahuan dan kepercayaan agar pengobatan mendapatkan keberhasilan yang maksimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan tingkat kepercayaan masyarakat tentang pijat tradisional di Kabupaten Tapin. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh warga di RT.16, dengan sampel sebanyak 50 orang yang dipilih melalui simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan tingkat kepercayaan, serta analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Uji korelasi Rank Spearman diperoleh nilai rho = 0,275 dengan P value = 0,012 (<0,05), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan tingkat kepercayaan. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepercayaan masyarakat tentang pijat tradisional. Saran: Perlu dilakukan edukasi berkelanjutan agar masyarakat memiliki pengetahuan yang benar terkait praktik pijat tradisional, sehingga tingkat kepercayaan yang tumbuh didasarkan pada pemahaman yang rasional dan aman.
Copyrights © 2025