Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
The scope of this journal is to publish research articles related to the health sector in general, especially health that leads to the community. This journal covers general health, namely nursing, hospital administration, midwifery, pharmacy, and other discussions related to the world of health.
Articles
90 Documents
PENGETAHUAN TENTANG PERUBAHAN FISIK IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA PADA TRIMESTER PERTAMA DI WILAYAH KERJA PUSKESKAS MARTAPURA TIMUR TAHUN 2020
Any Zahrotul Widniah;
Mila Fatia
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.467 KB)
|
DOI: 10.54004/jikis.v9i1.10
Ibu hamil harus memahami masalah tentang kesehatan selama menjalani kehamilan, akan terjadi perubahan pada seorang ibu saat mengalami kehamilan. Seperti perubahan pada bentuk fisik, psikologis, dan juga sosial. Terjadinya perubahan fisik pada wanita selama hamil disebaban oleh beberapa efek khusus dari hormon. Tujuan pada penelitian ini yaitu ingin mengetahui gambaran pengetahuan tentang perubahan fisik ibu hamil primigravida pada trimester pertama di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur. Desain penelitian ini adalah deskriptif, dengan populasi pada penelitian ini sebanyak 25 orang, sampel yang diambil pada penelitian ini adalah 25 responden melalui metode total sampling, menggunakan Instrument kuesioner dan analisis menggunakan analisis distribusi frekuensi. Hasil penelitian menujukan rentan usia 20-30 tahun yaitu 14 (56%) responden, berdasarkan tingkat pendidikan yaitu SMA 13 (52%) responden, pekerjaan ibu tidak bekerja yaitu 21 (84%) responden, dan pengetahuan tentang perubahan ibu hamil primigravida pada trimester pertama mayoritas berkategori baik yaitu 12 responden (48%). Hasil pada penelitian ini dapat menjadi bahan informasi dan masukan dalam memberi pelayanan pada asuhan keperawatan yang komperhensif dan sebagai salah satu bahan penyuluhan kesehatan baik secara umum maupun secara khusus.
PENGARUH EDUKASI GAYA HIDUP SEHAT DENGAN METODE DARING TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN HIPERTENSI DINI PADA SISWA DI SMA NEGERI 3 BANJARBARU
Martini Nur Sukmawaty
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (397.142 KB)
|
DOI: 10.54004/jikis.v9i1.12
Edukasi merupakan proses penyampaian materi/informasi yang dilakukan secara formal maupun non formal kepada seseorang atau kelompok. Penyakit Hipertensi adalah salah satu faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah dimana hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh pengetahuan siswa SMA Negeri 3 Banjarbaru setelah diberikan edukasi gaya hidup sehat dengan metode daring. Penelitian ini menggunakan rancangan one grup pretest dan posttest. Pengambilan sampel menggunakan purpose sampling dengan 92 responden. Cara Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk Link Google Form yang dibagikan kepada responden melalui grup whattsApp yang sudah di bikin. Link Kuesioner akan di bagian sebanyak 2 kali yaitu, sebelum diberikan edukasi dan sesudah diberikan edukasi. Hasil dari uji normalitas menunjukan bahwa nilai sebesar 0.142 dimana nilai ini lebih besar dari nilai 0.05 maka keputusannya adalah berdistribusi normal. Hasil penelitian ini, dengan menggunakan uji sample T Test. menunjukkan hasil uji statistik di dapatkan nilai p = 0.000 yang berarti bahwa ada pengaruh edukasi gaya hidup sehat terhadap tingkat pengetahuan siswa SMAN 3 Banjarbaru tentang pencegahan Hipertensi dini.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA REMAJA TENTANG BODY SHAMING DI SMAN 1 MARTAPURA
Devi Hairina Lestari;
Jannatul Fitri
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (152.106 KB)
|
DOI: 10.54004/jikis.v9i1.13
Pendahuluan: Body shaming atau penghinaan tubuh orang lain tanpa dimengerti sering dilakukan oleh orang pada umumnya. Tujuan umum dari penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan dan sikap pada remaja tentang body shaming di SMAN 1 Martapura. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif, yaitu gambaran pengetahuan dan sikap pada remaja dengan body sahaming di SMAN 1 Martapura. Teknik sampling penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Dari hasil proses tabulasi silang sesuai tabel 4.6 didapatkan data kebanyakan dari responden memiliki pengetahuan cukup dengan berperilaku positif sebanyak 18 (24%) responden dan pengetahuan cukup dengan berperilaku negatif sebanyak 17 (22,6%) responden.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PENCEGAHAN CEDERA DENGAN KEJADIAN CEDERA PADA ANAK TODDLER 1-3 TAHUN DI WILAYAH PUSKESMAS TAMBARUNTUNG
Rusdiana Rusdiana
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.141 KB)
|
DOI: 10.54004/jikis.v9i1.15
Pencegahan cedera meminimalkan terjadinya kecelakaan pada anak akibat pengawasan yang kurang dari ibu. Penelitian dilakukan untuk mengetahui upaya pencegahan cedera pada anak usia toddler ditinjau berbagai aspek seperti pengetahuan dan sikap ibu terhadap pencegahan cedera. Penelitian menggunakan desain analitik korelasional menggunakan pendekatan cross sectional, serta pengambilan sampel dengan teknik random sampling. Sampel 13 posyandu diambil 6 posyandu dengan sample 35 ibu yang memiliki anak usia toddler 1-3 tahun diwilayah Puskesmas Tambaruntung. Prosedur yang digunakan untuk mengambil data penelitian yaitu dengan melakukan penyebaran instrument kuesioner. Hasil penelitian menunjukan mayoritas responden berpengetahuan baik dalam pencegahan cedera yaitu sebanyak 16 responden (45,7%). Hasil penelitian yang didapatkan perlu untuk terus dipertahankan oleh petugas kesehatan dan lebih meningkatkan pelayanan kesehatan memberikan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan cedera pada anak usia toddler. Upaya peningkatan pengetahuan perlu dilakukan oleh ibu agar mampu melindungi, menjamin kesehatan , keamanan serta keselamatan anak ketika beraktifitas untuk meminimalisir bahaya cedera
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ASTAMBUL TAHUN 2020
Annalia Wardhani
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (408.373 KB)
|
DOI: 10.54004/jikis.v9i1.16
Diabetes melitus atau DM merupakan penyakit menahun yang tidak bisa disembuhkan tetapi kadar gula darahnya dapat distabilkan menjadi normal dengan pengelolaan yang tepat dan benar. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Astambul. Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik, desain menggunakan korelasi dengan pendekatan Cross Sectional dengan populasi sebanyak 316 orang, tehnik sampel yang digunakan adalah Accidental Sampling dengan jumlah sampel 40 responden. Analisa ini disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil dari penelitian ini menyatakan ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus yang dilakukan dengan Uji Spearman Rank, diperoleh nilai p = 0,000. Dengan demikian p < a, dan diketahui Correlation Coefficient (koefisien korelasi) 0,976, maka H1 diterima. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk terus melakukan penyuluhan yang berkesinambungan tentang kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP DETEKSI DINI KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA DEWASA DI PUSKESMAS MALINAU TAHUN 2020
Tiara Lani;
Winda Rusnanti
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (552.194 KB)
|
DOI: 10.54004/jikis.v9i1.18
Pendahuluan: Penyebab utama Kanker serviks adalah virus HPV (Human Papiloma Virus) yang merupakan penyakit kedua terbanyak bagi perempuan setelah kanker payudara, peningkatan angka kejadian kanker pada wanita disebabkan rendahnya pemeriksaan deteksi dini pada wanita usia dewasa.Tujuan: Penelitian ini mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap deteksi dini Kanker serviks pada wanita usia dewasa di Puskesmas Malinau. Metode: Desain penelitian deskriptif analitik, desain menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan populasi sebanyak 830 orang, teknik sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel 50 responden. Analisis ini disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil: terdapat hubungan pengetahuan dan sikap terhadap deteksi dini kanker serviks pada wanita usia dewasa yang dilakukan dengan Uji Spearman Rank, diperoleh nilai p = 0,000. Dengan demikian p < a, dan diketahui Correlation coefficient (koefisien korelasi)0,688 , maka H1 diterima. Kesimpulan: Dalam meningkatkan drajat kesehatan di Indonesia, khususnya di wilayah puskesmas Malinau Kalimantan Selatan terhadap kejadian kanker serviks yaitu dengan skiring atau deteksi dini kanker serviks secara optimal dengan penatalaksanaan yang adekuat dari pelayanan kesehatan dalam menurunkan angka kejadian kanker serviks.
TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI DALAM MENJAGA KEBERSIHAN ORGAN REPRODUKSI SAAT MENSTRUASI
Dewi Irianti;
Lydia Tiarahma
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (228.222 KB)
|
DOI: 10.54004/jikis.v9i1.19
Kesehatan reproduksi remaja putri harus diperhatikan untuk menghindari beberapa penyakit, diantaranya keputihan, kanker serviks, iritasi genital, alergi, peradangan dan infeksi saluran kemih. Diperlukan pengetahuan yang baik bagi remaja putri tentang kesehatan reproduksi agar tidak mengalami penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri dalam menjaga kebersihan organ reproduksi saat menstruasi di Mts.Pangeran Antasari Martapura tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah remaja putri kelas VII,VIII, dan IX dengan jumlah 131 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, sebanyak 60 orang. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden tentang menstruasi (91,7%), kebersihan organ reproduksi saat menstruasi (60%), dan cara menjaga kebersihan organ reproduksi saat mentruasi berpengetahuan baik (88,3%). Direkomendasikan kepada pihak sekolah agar meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang kebersihan organ reproduksi saat menstruasi serta memberikan motivasi agar remaja putri dapat menjaga kebersihan organ reproduksi saat menstruasi
POLA ASUH ORANG TUA DAN PERKEMBANGAN ANAK PRA SEKOLAH
Raihana Norfitri
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (354.041 KB)
|
DOI: 10.54004/jikis.v9i1.20
Anak prasekolah yang berusia 3-6 tahun mempunyai perkembangan kemampuan berbahasa, kreativitas, kesadaran sosial, emosional dan intelegensia yang berkembang sangat cepat, sehingga peran orang tua penting dalam pembentukan perkembangan mental maupun psikologis anak seperti pola asuh. Pola asuh yang kurang tepat berdampak pada keterlambatan perkembangan anak yang tidak optimal hanya satu ranah perkembangan saja, atau dapat pula di lebih dari satu ranah perkembangan. Penelitian ini telah mengetahui apakah ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan anak pra sekolah di Paud Terpadu Nurul Ma’arifah Desa Tunggul Irang Ilir Martapura. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi 52 orang jumlah sampel 52 orang dengan teknik sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kusioner. Pengumpulan data dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data univariat dengan tekhnik asosiatif dan bivariat menggunakan uji chi-square. Didapatkan hasil ada hubungan (significant) antara pola asuh orang tua dengan perkembangan anak pra sekolah di Paud Terpadu Nurul Ma’arifah Desa Tunggul Irang Ilir Martapura
STIGMA SOSIAL DAN STIGMA PSIKOLOGIS MASYARAKAT KEPADA PENDERITA HIV AIDS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARTAPURA 1
Raziansyah Raziansyah;
Azizah Rahmi
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (308.82 KB)
|
DOI: 10.54004/jikis.v9i2.21
Pendahuluan: Penderita HIV/AIDS seperti fenomena gunung es dan di masyarakat mereka sering mengalami stigma, baik stigma sosial maupun stigma psikologis. Stigma merupakan hambatan terbesar dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui stigma sosial dan stigma pskologis masyarakat kepada penderita HIV/AIDS di Wilayah Puskesmas Martapura 1. Metode : Penelitian ini merupakan deskriptif dengan populasi pengunjung Puskesmas Martapura 1 dalam enam bulan terakhir yaitu berjumlah 13.608 orang pengunjung, jumlah sampel yang diambil dalam sebanyak 100 responden dengan metode Accidental Sampling, pengumpulan data menggunakan Instrument kuesioner dan analisa data dengan distribusi frekuensi. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa penderta HIV/AIDS mengalami stigma sosial rendah (44%) dan stigma psikologis sedang(64%). Kesimpulan: Melihat hasil penelitian ini maka diharapkan masyarakat dapat merubah stigma dan diskriminasi pada penderita HIV/AIDS, dengan memberikan motivasi positif dan pelayanan kesehatan lebih memperhatikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat tentang penyakit HIV AIDS, baik dalam bentuk penyuluhan, bentuk simulasi-simulasi ataupun bentuk lainnya.
LITERATUR REVIEW : PENGARUH PENDAMPINGAN PERILAKU PMO TERHADAP KEPATUHAN MENELAN OBAT PADA PENDERITA TUBERCULOSIS (TB)
I Kadek Dwi Swarjana;
Dian Ekasari
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.067 KB)
|
DOI: 10.54004/jikis.v9i2.24
Pendahuluan: Tuberculosis adalah penyakit yang menjadi perhatian global. Upaya pengendalian yang dilakukan masih banyak ditemukan ketidakberhasilan yang disebabkan karena ketidakpatuhan penderita dalam minum obat secara rutin sehingga menyebabkan resistensi terhadap obat anti tuberkulosis. Tujuan : Mereview pengaruh pendampingan perilaku pengawas menelan obat (PMO) terhadap kepatuhan menelan obat pada penderita TB. Metode: Penulisan menggunakan metode pencarian literatur dari artikel internasional menggunakan database ScienceDirect, Goggle Scholar, dan ProQuest. Penelusuran awal menggunakan kata kunci “Kepatuhan dan Tuberkulosis” menghasilkan 1.500 artikel internasional dari tahun 2016, 2017, 2018, 2019 2020 dan 2021 sesuai kriteria inklusi. Hasil: 15 jurnal penelitian didapatkan bahwa pengaruh pendampingan pengawas menelan obat terhadap kepatuhan menelan obat yang perlu di terapkan mulai dari sikap, motivasi keyakinan dan dukungan keluarga. Kesimpulan: Semakin tinggi peran perawat akan berdampak positif pada kepatuhan minum obat. Perawat dapat menginisiasi keluarga terkait Pengawas Minum Obat untuk lebih memaksimalkan dukungan serta membentuk paguyupan penderita TB Paru sehingga penderita yang sudah sembuh dapat memotivasi satu sama lain. Saran : PMO mestinya diberikan motivasi, dukungan dan memiliki hubungan yang baik, bagi penderita harus memiliki sikap, motivasi, keyakinan dan dukungan dari keluarga demi meningkatkan kepatuhan menelan obat.