Pelatihan seni tari di sekolah dasar merupakan salah satu upaya strategis untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya lokal sekaligus mengembangkan keterampilan motorik, ekspresi, dan karakter. Artikel ini menyajikan hasil kegiatan pelatihan tari kreasi daerah yang dilaksanakan di SD Negeri 5 Tanrutedong, Kabupaten Sidrap, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan seni tari siswa melalui pendekatan partisipatif dan praktik langsung (learning by doing). Metode pelatihan terdiri dari tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan refleksi, serta melibatkan 15 siswa sebagai peserta. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan dalam penguasaan gerak dasar, koreografi, ekspresi, dan kerja sama kelompok. Selain itu, pelatihan juga mendorong peningkatan rasa percaya diri dan minat siswa terhadap seni tari daerah. Evaluasi kualitatif menunjukkan bahwa pendekatan praktik langsung dalam suasana belajar yang menyenangkan efektif untuk membangun partisipasi aktif siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model kegiatan edukatif yang berkelanjutan dalam mendukung pelestarian budaya lokal di lingkungan sekolah dasar.
Copyrights © 2025