Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil, peningkatan, dan perbedaan peningkatan keterampilan kerjasama antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran numbered head together berbasis pertanayan kontekstual (NHT-BPK) dengan direct instruction (DI). Penelitian ini berlokasi di SMA Negeri 1 Tegaldlimo, dengan popoulasi penelitian kelas X yang dipilih melalui teknik undian, dimana kelas X.5 menjadi kelas eksperimen dan kelas X.4 menjadi kelas kontrol. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik kusioner, kusioner diberikan sebelum perlakuan dan setelah perlakuan. Analisis data profil keterampilan kerjasama menggunakan rumus N-Gain, analisis data peningkatan keterampilan kerjasama menggunakan rumus peningkatan nilai kerjasama, dan uji hipotesis menggunakan SPSS 25,0 for windows dengan uji Mann-Whiteney. Hasil hipotesis menunjukan bahwa probabilitas (Sig. 2 talled) = 0,00 ˂ 0,05 (p ˂ 0,05), maka H0 ditolak. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan peningkatan keterampilan kerjasama antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran NHT-BPK dengan model pembelajaran DI. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran NHT-BPK terhadap keterampilan kerjasama berpengaruh dalam pembelajaran.implikasi penelitian penerapan model pembelajaran NHT-BPK terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan kerjasama siswa. Kata Kunci: Pembelajaran Abad 21, Keterampilan kerjasama, Numbered Head Together Berbasis Pertanyaan Kontekstual
Copyrights © 2025