Latar Belakang: Resin akrilik merupakan bahan basis gigi tiruan yang sampai saat ini masih digunakan dalam bidang kedokteran gigi karena memiliki kelebihan tidak mengiritasi, tidak larut dan estetik baik. Kekurangan dari resin akrilik yaitu perubahan warna. Kayu manis merupakan bahan alami yang dapat digunakan untuk pengobatan, bumbu masakan dan minuman. Kayu manis ini memiliki kandungan tanin dan memiliki pigmen warna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman resin akrilik heat cured dalam ekstrak kayu manis terhadap perubahan warna. Bahan dan Metode: Penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan metode pre-test and post-test control group design. Perlakuan tersebut diberikan untuk melihat perubahan warna pada permukaan resin akrilik, dengan total 27 spesimen berbentuk koin berukuran 15 x 2 mm, yang dibagi menjadi 3 kelompok perendaman selama 3, 5, dan 7 hari. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukan adanya perbedaan perubahan warna hue yang signifikan (p=0,004) yang direndam dalam larutan ekstrak kayu manis selama 3, 5, dan 7 hari. Perendaman dalam larutan kayu manis selama 3, 5, dan 7 hari menunjukan penurunan pH, menyebabkan zat asam (H+) yang berikatan dengan CH3O-, terlepas dari gugus ester sehinggga mengakibatkan kekasaran permukaan resin akrilik heat-cured meningkat dan terjadinya perubahan warna karena peningkatan absorpsi zat tanin. Kesimpulan: Konsumsi kayu manis yang terus menerus dapat menimbulkan perubahan warna pada permukaan gigi tiruan resin akrilik heat-cured. Perubahan warna resin akrilik ini disebabkan oleh zat warna tanin yang diserap oleh resin akrilik yang bersifat asam melalui porositas dan menyebkan perubahan warna (kecoklatan).
Copyrights © 2025