Penelitian ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan vitamin A pada berbagai jenis bahan pangan melalui pendekatan fortifikasi. Data yang dianalisis berasal dari tiga studi berbeda, yaitu penambahan vitamin A pada tepung ubi kayu, minyak kelapa murni (VCO), dan nuget ikan gabus. Hasil studi menunjukkan adanya peningkatan kadar vitamin A yang signifikan seiring peningkatan level perlakuan fortifikasi. Pada tepung ubi kayu, kadar vitamin A meningkat dari 6,13 µg (kontrol) menjadi 14,66 µg pada perlakuan maksimal. Minyak VCO menunjukkan peningkatan dari 0,00 µg menjadi 16,03 µg, sedangkan nuget ikan gabus mengalami peningkatan paling tinggi, dari 0,00 µg menjadi 241,34 µg. Perbedaan peningkatan ini dipengaruhi oleh karakteristik bahan pangan, terutama kandungan lemak dan protein, yang berperan penting dalam mengikat dan mempertahankan stabilitas vitamin A. Kajian ini memperkuat bahwa fortifikasi vitamin A merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kualitas gizi bahan pangan, dan efektivitasnya sangat bergantung pada jenis media makanan yang digunakan.
Copyrights © 2025